Sun. Jul 25th, 2021

 

 

Anak yang cerdas dan sehat merupakan dambaan bagi setiap orang tua. Banyak yang mengira kecerdasan anak ditentukan oleh faktor keturunan. Padahal kecerdasan pada anak bisa dihasilkan dengan pemberian nutrisi di awal kehamilan.

Pertumbuhan janin saat awal kehamilan perlu mendapat perhatian agar janin tumbuh dan berkembang dengan optimal. Ibu hamil membutuhkan nutrisi yang tepat untuk tahapan pertumbuhan sang bayi yang berada dalam kandungan.

Hal-Hal yang Perlu Digiatkan Ibu Hamil

Hal-hal yang bisa ibu hamil lakukan untuk meningkatan kecerdasan pada otak janin selain pemberian nutrisi, bunda juga dapat melakukan dengan membaca buku, mendengarkan instrumen musik, berolahraga ringan, bisa memberikan dampak yang baik untuk janin. Nah, berikut 4 hal yang membuat anak terlahir cerdas dan sehat.

Luangkan waktu untuk melakukan aktivitas membaca

Pada saat janin memasuki trimester ketiga, janin sudah mulai mengenali suara. Bunda bisa membacakan buku dongeng sambil mengusap-usap perut dengan lembut untuk sang buah hati di dalam kandungan.

Janin yang terbiasa dibacakan buku saat masih dalam kandungan akan lebih hafal suara ibunya. Selain itu, membacakan buku sambil mengusap lembut perut ibu bisa menambah ikatan (bonding) orang tua kepada janin dalam kandungan. Sang ayah juga bisa melakukan sentuhan lembut pada perut ibu. Jadi tak ada salahnya untuk membacakan buku pada buah hati.

Olahraga ringan

Ibu hamil yang rajin olahraga akan melahirkan bayi sehat dan cerdas. Studi menunjukkan bahwa ibu hamil yang rutin berolahraga maka plasenta dalam kandungan akan berkembang dengan baik sehingga mampu memberikan lebih banyak asupan nutrisi dan kalori pada janin.

Olahraga pada ibu hamil menurunkan resiko berat bayi lahir rendah. Selain pada bayi, olahraga akan membuat badan ibu hamil menjadi lebih sehat dan fit. Proses persalinan yang cukup berat bisa lebih ringan apabila sejak masa kehamilan sudah rutin berolahraga. Tubuh yang bugar juga mampu menghindarkan ibu hamil dari stress yang bisa berdampak buruk pada bayi.

Mendengarkan musik

Janin di dalam kandungan mampu merespon suara dari luar. Memperdengarkan musik pada bayi saat dalam kandungan bisa membantu perkembangan kemampuan belajar dan berperilakunya ketika dewasa. Musik juga akan membantu indera pendengaran bayi yang baik untuk mental bayi.

Selain itu, musik atau instrumen yang baik turut menenangkan pikiran ibu hamil. Apalagi mendengarkan musiknya di teras rumah, sambil memandangi bunga bermekaran yang indah, serta taman yang keren hasil karya tukang taman Jakarta.

Memilih asupan makanan yang tepat

Pemenuhan gizi pada ibu hamil adalah hal terpenting saat masa kehamilan. Gizi yang seimbang mengurangi resiko kesehatan pada ibu dan janin dalam kandungan. Ibu hamil memerlukan kalori yang cukup untuk perkembangan janin didapatkan dari sumber karbohidrat . Protein sebagai zat pembangun bisa diperoleh dari daging, ikan, telur, maupun kacang-kacangan.

Kebutuhan zat besi pada ibu hamil juga harus diperhatikan untuk pembentukan sel darah merah, agar terhindar dari anemia. Zat besi diperoleh dari daging, ikan, dan hati. Ibu hamil juga membutuhkan asam folat untuk mencegah bayi terlahir cacat pada otak dan tulang belakang.

Asam folat banyak terdapat pada sayuran hijau, kacang-kacangan. Ibu hamil yang kekurangan gizi dapat mengakibatkan terjadinya keguguran maupun bayi lahir prematur. Jadi jangan mengabaikan pemilihan asupan nutrisi makanan yang tepat untuk ibu hamil.

Dan dari gizi yang sudah disebutkan, ada satu lagi yang paling diperlukan oleh ibu hamil, yakni kalsium. Namun kalsium akan dibahas secara khusus dan lebih rinci lagi di bawah ini.

Mengapa Ibu Hamil Sangat Memerlukan Kalsium?

Ketika Anda hamil, maka ada begitu banyak kekhawatiran seputar makanan atau suplemen yang akan dikonsumsi. Salah satunya yakni kalsium. Pentingnya asupan kalsium selama kehamilan umumnya dikaitkan dengan perkembangan tulang, otot, sistem saraf, serta jantung bayi. Dan berikut alasan mengapa ibu hamil perlu lebih banyak konsumsi kalsium.

Membentuk tulang yang kuat

Tidak bisa dipungkiri jika wanita hamil akan membutuhkan kalsium dua kali lebih banyak dari sebelumnya. Terutama untuk menopang kehidupan bayi yang ada di dalam kandungan. Ibu hamil membutuhkan kalsium ini untuk menjaga tulangnya tetap kuat selama kehamilan. Selain itu, kalsium ini juga digunakan untuk menopang fungsi tubuh lainnya dan mencegah risiko keropos tulang.

Mengurangi risiko penyakit jantung

Selain baik untuk tulang dan gigi, ternyata kalsium juga cukup berpengaruh pada kesehatan jantung. Ibu hamil yang memiliki masalah kardiovaskular umumnya membutuhkan kalsium yang cukup untuk menjaga jantung tetap berkontraksi dengan normal. Karena ketika ibu hamil kekurangan kalsium maka kinerja jantung akan menurun dan membuat tubuh kekurangan oksigen yang mengalir bersama darah.

Membantu mengatur tekanan darah

Ibu hamil yang memiliki risiko hipertensi juga dianjurkan untuk meningkatkan kebutuhan kalsium selama kehamilan. Karena masalah tekanan darah ini dapat berpengaruh buruk bagi calon bayi dan juga ibunya.

Umumnya wanita berusia 19-50 tahun dianjurkan untuk mengkonsumsi kalsium sebanyak 1000 mg per hari. Sementara ibu hamil (dan juga menyusui) dianjurkan antara 1200-1400 mg.

Menangani kondisi tertentu selama kehamilan

Ibu yang hamil umumnya memiliki kebiasaan yang aneh dan tidak dapat diprediksi. Seperti keinginan untuk makan sesuatu pada hari ini, kemudian tidak nafsu makan di hari berikutnya. Apalagi jika disertai gejala mual yang membuat mereka kehilangan nafsu makan dan asupan kalsium yang cukup.

Meski demikian, ada beberapa catatan penting ketika kehamilan. Di mana hal-hal baik di atas tidak semuanya bisa diterapkan pada trimester kedua demi menjaga kesehatan bayi dan bundanya.

Hindari 3 Hal Ini Saat Masuk Trimester Kedua

Pada saat memasuki kehamilan trimester kedua maka janin di dalam kandungan akan mulai mengalami perubahan fisik secara signifikan. Sebab di usia kandungan inilah janin mulai memiliki kaki dan juga tangan, organ vital di dalam tubuhnya pun semakin berkembang dengan sempurna. Maka, sebaiknya bunda menghindari beberapa hal berikut ini ya!

Hindari membungkuk

Saat hamil tentu aktifitas harian seperti belanja, memasak, sampai bebersih taman mini kadang masih tetap dilakukan. Beraktivitas secara wajar penting untuk menjaga tubuh tetap bergerak sehingga mendukung perkembangan janin sehat.

Namun saat masuk trimester kedua ini usahakan tidak membungkuk misal saat mengambil barang, sebab bisa menekan janin dan efeknya tidak akan bagus apalagi jika sering dilakukan.

Baiknya tidak berdiri terlalu lama

Perut yang membesar di usia kandungan di atas tiga bulan tentu membuat berat badan ikut bertambah, beban kaki pun semakin meningkat. Maka hindari aktifitas yang menuntut Anda untuk berdiri lama sampai berjam-jam.

Sebab tekanan di kaki yang meningkat bisa memicu pembengkakan bahkan varises, kasus terparah adalah membuat tubuh pingsan. Jadi cobalah untuk tidak berdiri lama dan gunakan alas kaki yang nyaman.

Tidak makan banyak dalam sekali waktu

Perut akan terasa semakin berat jika saat hamil di trimester kedua malah sering makan banyak dan dihabiskan dalam sekali waktu. Sensasi lapar akan terasa berkali lipat apalagi mual dan pusing di trimester pertama mulai hilang sehingga nafsu makan kembali normal bahkan meningkat.

Namun makan banyak sekali waktu adalah kebiasaan buruk yang membuat tubuh mudah lemah jadi silahkan makan sedikit demi sedikit namun sering. Supaya perut tidak berat dan mencegah penumpukan lemak secara berlebihan.

Demikianlah ulasan mengenai hal-hal yang perlu digiatkan oleh bunda selama hamil serta beberapa hal penting yang harus diperhatikan untuk menjaga kesehatan bunda dan janin di dalam kandungan. Semoga bermanfaat.